Dari balik jendela
Kucoba membingkai sepotong wajah
Inilah wajah yang selalu tertera dalam imajiku..
Sepotong wajah dengan sepasang mata
Yang dulu pernah memberikan kekuatan
Serta sebaris senyum yang tak jua lelah
Meyakinkanku akan sebentuk harap..
Bagaimana harus kubalas
Tatap mata dan senyum itu
Jika kini wajahnya telah kabur oleh airmata..
Dan bagaimana akan kueja kalimat perpisahan untuknya
Jika bibirku terlalu kelu untuk sekedar berbisik..
Dari balik jendela
Kulihat sepotong wajah kian menjauh..
Inilah wajah yang akan selalu kuingat
pada setiap jengkal langkahku..
Wajah Ayahku..
Sabtu, 02 Juli 2011
10.22
Tidak ada komentar:
Posting Komentar